Performans produksi telur puyuh yang diberi ransum tepung limbah udang fermantasi

sukron latif, Edjeng Suprijatna, Dwi Sunarti

Abstract


This study was conducted to determine the effect the use of fermented shrimp  flour   waste (FSW) with different concentrations on the ration of the productivity of Japanese quail egg (Coturnix-coturnix japanica). This study used 250 female quails 8 weeks old. Research ingredients consist of corn, bran, soybean meal, shrimp flour, meat bone meal (MBM), lysin, methionin, lime, premix and FSW Shrimp waste consists of head, body skin and shrimp tail which is the rest of the shrimp stripping industry. The study design was using Complete Random Design (CRD) consisting of 5 treatments and 5 replications. The treatment unit consisted of T0 = Rations without TLUF, T1 = Ration using non fermented shrimp flour 7.5%, T2 = Ration using 5% TLUF, T3 = Ration using 7.5% TLUF and T4 = Ration using 10% TLUF. The data obtained were analyzed by using F test at 5% level, followed by Duncan test if any treatment effect. Parameters observed were feed consumption, hen day production (HDP), egg mass, feed conversion and income over feed cost (IOFC). The result of variance analysis showed that the treatment gave significant effect (P<0.05) to feed consumption and egg mass, while in HDP, feed conversion and IOFC did not show significant effect (P>0.05). The conclusion of this research is the use of fermented shrimp flour waste in quail ration can increase consumption, egg mass and IOFC but can not affect the production and conversion of feed. The highest IOFC value is in T2 treatment.


Keywords


Key words: Quail, egg production, fermented shrimp waste

Full Text:

PDF

References


Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2016. Populasi Puyuh Menurut Populasi. Kementrian Pertanian RI, Jakarta.

Direktorat Jendral Budidaya Departeman Perikanan dan Kelautan. 2005. Pengolahan Limbah Cangkang Udang. Kompas. Diakses tanggal 15 Maret, 2017.

Eishu, R., Katsunori, S., Takuro, O., Tetsuo, K dan Hijedi, U. 2005. Effects of dietary protein levels on production and caracteristics of japanese quail egg. The Journal of Poultry Science. 42 : 130-139

Fachry, A. R dan A. Sartika. 2012. Pemanfaatan limbah kulit udang dan limbah kulit ari singkong sebagai bahan baku pembuatan plastik biodegradabible. Jurnal Teknik Kimia. 3 (18) : 1-9

Fransela, T. C. L. K., Sarajah, M. E. R., Montong dan M. Najoan. 2017. Performans burung puyuh(coturnix-coturnix japanica)yang diberikan tepung keong sawah (pila ampullacea) sebagai pengganti tepung ikan dalam ransum. Jurnal Zootek. 37 (1) : 62-69.

Irawan, I., D. Sunarti dan L. D, Mahfudz. 2012. Pengaruh pemberian pakan bebas pilih terhadap kecernaan protein burung puyuh (coturnix-coturnix japanica). Animal Agriculture Journal. 1 (2) : 238-245.

Irfan, H. D. dan Hardini. 2006. Kandungan nutrisi dan kecernaan bahan kering in-vitro limbah udang hasil fermentasi dengan Aspergillus oryzae.Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 20 (2) : 31 – 35.

Karlia, S., Walukow, J. L., Jein, R. L dan M. Montong. 2017. Penampilan produksi ayam ras petelur mb 402 yang diberi ransum mengandung minyak limbah ikan cakalang (katsuwonus pelamis l). Jurnal Zootek. 37 (1) : 123-134.

Kurita, K.2006. Chitin and chitosan functional biopolymers from marine crustaceans. Jurnal Marine Biotechnology. 8(3): 203–226.

Kurniawan, D., Eko, W dan M, Halim. N. 2013. Efek penggunaan tepung tomat sebagai bahan pakan terhadap penampilan produksi burung puyuh. Jurnal Ilmu-ilmu Peternakan. 25 (1) : 1-7.DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jiip.2015.025.01.01

Mahi, M., Achmanu., dan Muharlien. 2013. Pengaruh bentuk telur dan bobot telur terhadap jenis kelamin, bobot tetas dan lama tetas burung puyuh (Coturnix – coturnix Japonica). Jurnal Ternak Tropika. 14 (1) : 29-37

Maknun, L., Sri, K dan Isna, M. 2015. Performans produksi burung puyuh (coturnix coturnix japonica ) dengan perlakuan tepung limbah penetasan telur puyuh. Jurnal Ilmu-ilmu Peternakan. 25 (3) : 53-58.DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jiip.2015.025.03.07

Maknun, L., Sri, K dan Isna, M. 2015. Performans produksi burung puyuh (coturnix coturnix japonica ) dengan perlakuan tepung limbah penetasan telur puyuh. Jurnal Ilmu - ilmu Peternakan. 25 (3) : 53 - 58.DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jiip.2015.025.03.07

Matsumoto, Y., G. S. Castañeda, S. Revah dan K. Shirai. 2003. Production of β Nacetylhexosaminidase of Verticillium lecanii by solid state and submerged fermentations utilizing shrimp waste silage as substrate and inducer. Process Biochemistry. 39(6) : 665 – 671.

Muharlien,V. M dan Nurgiartiningsih, A. 2015. Pemanfaatan limbah daun pepaya dalam bentuk tepung dan jus untuk meningkatkan performans produksi ayam arab. Jurnal of Life Science. 2 (2) : 93-100.

Muharlien. 2010. Meningkatkan kualitas telur melalui penambahan teh hijau dalam pakan ayam petelur. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak. 5 (1) : 32 – 37.

Proudfoot, F. G., H. W. Hulan dan K. B. McRae. 1988. Performance comparisons of phased protein dietary regimens fed to commercial Leghorns during the laying period. Poult. Sci. 67:1447-1454.

Rachmawaty dan Madihah. 2013. Potensi perlakuan awal limbah kulit udang untukproduksi enzim kitinase oleh trichoderma virens padafermentasi substrat padat. Jurnal Bionature. 14 (1) : 33 - 37.

Rosyidi, D., Susilo, A dan Muhbianto, R. 2009. Pengaruh penambahan limbah udang terfermentasi aspergillusniger pada pakan terhadap kualitas fisik daging ayam broiler. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak. 4 (1) : 1 - 10.

Silva, W. A. 2008. Kuning telur burung puyuh (Coturnix coturnix japonica) diperkaya dengan asam lemak omega – 3. JurnalFood Science and Technology. 660–663.

Subekti, E dan Dewi Hastuti. 2013. Budidayapuyuh (coturnix – coturnix Japonica)di pekarangan sebagai sumber protein hewani dan penambah income keluarga. Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian. 9 (1) : 1 - 10.

Wahju, J. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Widyastuti, W., Siti, M. M dan Tyas, R. S. 2014. Pertumbuhan puyuh (coturnix coturnix japonica) setelah pemberian tepung kunyit (curcuma longa l.) pada pakan. Jurnal Buletin Anatomi dan Fisiologi. 12 (2) : 12 – 20.

Widyatmoko. H., Zuprizal, dan Wihandoyo, 2013. Pengaruh penggunaan corn dried distillers grains with solubles dalam ransum terhadap performan puyuh jantan. Buletin Peternakan. 37(2): 120-124.

Zahra, A. A., D. Sunardi dan E. Suprijatna. 2012. Pengaruh pemberian pakan bebas pilih (free choice feeding) terhadap performans produksi telur burung puyuh (coturnix coturnix japonica. Animal Agricultural Journal. 1 (1) : 1-11.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jiip.2017.027.03.06

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.